Belum Vaksin Booster Tapi Pengin Mudik Lebaran? Boleh Koq, Ini Syaratnya

Ilustrasi mudik dengan pesawat. ANTARA/Jessica Helena Wuysang

Ilustrasi mudik dengan pesawat. ANTARA/Jessica Helena Wuysang

PurnaYudhaOnline – Setelah dua tahun berturut-turut pemerintah melarang masyarakat untuk melakukan mudik lebaran. Tahun ini, Presiden Jokowi telah memberikan lampu hijau bagi masyarakat yang ingin mudik lebaran.

Sebelumnya, 2 tahun berturut-turut pemerintah memberlakukan larangan mudik lebaran karena peningkatan kasus Covid-19.

Namun demikian, meski memberikan lampu hijau untuk mudik lebaran tahun ini, namun masyarakat yang ingin mudik harus memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh pemerintah. Dalam pernyataannya, Presiden Jokowi menyampaikan persyaratan bagi masyarakat yang ingin mudik lebaran, yaitu wajib sudah menjalani vaksinasi lengkap (vaksin 1 dan vaksin 2) serta vaksin booster.

Bagi masyarakat yang telah menjalani vaksin lengkap serta vaksin booster, maka tidak diperlukan lagi hasil tes antigen atau PCR.

Namun, bagi masyarakat yang belum mendapatkan vaksin booster, mereka juga masih dapat mudik lebaran dengan persyaratan yang lain.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa pemudik yang baru mendapatkan vaksinasi dosis pertama tetap diwajibkan untuk menunjukkan hasil tes negatif Covid-19 PCR untuk meminimalisir risiko terhadap kelompok rentan.

Sedangkan untuk pemudik yang telah mendapatkan vaksinasi pertama dan vaksinasi kedua, maka diwajibkan untuk menunjukkan hasil tes negatif Covid-19 antigen.

“Kalau yang belum booster, baru dua kali vaksin, harus tes antigen. Kalau baru satu kali vaksin, dia harus tes pcr,” kata Budi dalam konferensi pers, seperti dikutip Kamis (24/3/2022).

Jadi, selamat mudik lebaran 2022. (OVN)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

GO