BERITA DUKACITA KEMBALI DARI DUNIA PARANORMAL SUHU ACAI

Suhu Acai pelopor hari libur Nasional Imlek, dikabarkan telah meninggal dunia di rumahnya kawasan Bintaro Jakarta Selatan pada hari Senin (22/6/2020) pukul 18.55 WIB. Almarhum disemayamkan di Rumah Duka Grand Heaven lT. 1 ruang 108, Pluit Jakarta Utara. Rencananya akan dimakamkan pada hari minggu, 28 Juni 2020.

Suhu Acai dilahirkan di Medan, ayahnya The A Sam, juga seorang Suhu Hong Shui atau Suhu Makam dikenal dengan julukan Suhu Ahli Susun Tengkorak. Sementara ibunya bernama Fan Gek Kie.

Tahun 1979, saat usianya memasuki 19 tahun, Suhu Acai memutuskan untuk merantau mengadu nasib ke Jakarta. Ia bertekad untuk berjuang mencari masa depan yang lebih baik.

Semasa hidupnya, almarhum Prof. DR. Suhu Acai pernah mendapat anugerah gelar Doktor HC dari Nothern California Global University tahun 2001 dan dikenal sebagai salah satu paranormal yang kerap memprediksi nasib artis dan sejumlah publik figur. Suhu Acai merupakan Ketua Umum Yayasan Lestari Kebudayaan Tionghoa Indonesia (YLKTI). Ia bersama sejumlah tokoh etnis Tionghoa mengusulkan agar Tahun Baru Imlek ditetapkan menjadi hari libur nasional pada masa pemerintahan Presiden KH Abdurahman Wahid alias Gus Dur.

Presiden Gus Dur mencabut Inpres Nomor 14 Tahun 1967 tentang pelarangan Imlek di Indonesia. Kemudian Gus Dur menerbitkan Keputusan Presiden Nomor 19 Tahun 2001 tanggal 9 April 2001 tentang Imlek sebagai hari libur fakultatif, berlaku bagi mereka yang merayakannya.

Pada tahun 2002, Imlek resmi dinyatakan sebagai salah satu hari libur nasional oleh Presiden Megawati Soekarnoputri, dan berlaku sejak tahun 2003 sampai dengan sekarang.

Selamat jalan SUHU ACAI, jasamu akan dikenang sampai akhir zaman. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

GO