HUT Polri Diperingati Setiap 1 Juli, Ini Makna dari Lambang Polri

peringatan HUT Polri ke 73

Purna Yudha Online – Di setiap tanggal 1 Juli, masyarakat Indonesia memperingati hari lahir Kepolisian Republik Indonesia yang juga lebih dikenal sebagai Hari Bhayangkara.
Penetapan 1 Juli sebagai Hari Bhayangkara didasarkan kepada Penetapan Pemerintah No 11/S.D. tahun 1946, tanggung jawab yang semula kepada Kementerian Dalam Negeri, beralih menjadi langsung ke Perdana Menteri yang dikeluarkan pada 1 Juli 1946.
Lambang Polri bernama Rastra Sewakottama yang berarti “Polri adalah Abdi Utama daripada Nusa dan Bangsa”.
Sebutan ini merupakan Brata pertama dari Tri Brata yang diikrarkan sebagai pedoman hidup Polri sejak 1 Juli 1954.

Adapun isi Tri Brata adalah sebagai berikut:

Polisi ialah:
1) Rastra Sewakottama (Abdi Utama daripada Nusa dan Bangsa);

2) Nagara Janottama (Warga Negara Tauladan daripada Negara);

3) Jana Anusasana Dharma (Wajib Menjaga Ketertiban Pribadi daripada Rakyat)

Dilansir Purna Yudha Online.com dari situs Polri.go.id, makna lambang Polri adalah sebagai berikut:

Perisai : Pelindung rakyat dan negara

Tiang dan Nyala Obor : Penegasan tugas Polri.

Polri selain memberi penerangan juga bermakna penyadaran hati nurani masyarakat agar selalu sadar akan perlunya kondisi kamtibmas yang mantap.

Pancaran Obor : Berjumlah 17 dengan 8 sudut pancar berlapis 4 tiang dan 5 penyangga, bermakna sebagai hari kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 1945.

Hal ini berarti Polri berperan langsung pada proses kemerdekaan dan sekaligus pernyataan bahwa Polri tak pernah lepas dari perjuangan bangsa dan negara.

Tangkai padi dan kapas : menggambaran cita-cita bangsa menuju kehidupan adil dan makmur.

29 daun kapas dengan 9 putik dan 45 butir padi merupakan suatu pernyataan tanggal pelantikan Kapolri pertama 29 September 1945 yang dijabat oleh Jenderal Polisi Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo.

3 Bintang di atas logo bermakna Tri Brata adalah pedoman hidup Polri. Sedangkan warna hitam dan kuning adalah warna legendaris Polri.

Warna hitam adalah lambang keabadian dan sikap tenang mantap yang bermakna harapan agar Polri selalu tidak goyah dalam situasi dan kondisi apapun; tenang, memiliki stabilitas nasional yang tinggi dan prima agar dapat selalu berpikir jernih, bersih, dan tepat dalam mengambil keputusan. (Dbs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

GO