TERKAIT KASUS PENCURIAN KABEL TELKOM DEPOK TERDAKWA TERKESAN DIKORBANKAN

Depok, kota kembang (30/04/2020) purnayudhaonline.com
Gelar Sidang lanjutan perkara Sanin Bin Tohir (59) melalui sidang Teleconference di Pengadilan Negeri Depok, dengan Agenda Pembacaan Tuntutan.
JPU menuntut dengan 2 tahun kurungan kepada Sanin Bin Tohir (59 thn). Menanggapi tentang tuntutan JPU di atas, penasehat hukum terdakwa, Ratna Wening Purbasari, SH dan Rahmat Lubis, SH mengatakan bahwa JPU menuntut terdakwa selama 2 tahun kurungan mengacu ke pasal 363 ayat 1 butir 4 dan 5 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

“Kita sangat kecewa dengan tuntutan JPU karena tindakan pidana terdakwa seolah olah terbukti padahal dalam fakta persidangan, lain adanya. Terdakwa terkesan dikorbankan dalam kasus ini, tapi ini belum final karena masih ada 2 kali sidang lagi dengan agenda pledoi dan putusan vonis nanti di Tanggal 14 Mei 2020. Semoga Hakim objektif dalam mengambil keputusan nanti,” ungkap ke dua penasihat hukum terdakwa.

Sementara itu pada waktu yang sama ketua umum CWI Elfathir Lintang, SH saat di konfirmasi oleh (Purna Yudha), tentang tuntutan dari JPU mengomentari sama halnya dengan ke dua pengacara handal di atas, “Ini belum final dan masih ada 2 kali sidang lagi. Saya berharap terdakwa bisa bebas murni karena kalau diikuti dari awal jalannya persidangan ini, sepertinya tidak ada yang memberatkan terdakwa dan bahkan menurut saya justru terdakwa ini terkesan di korbankan demi kepentingan kelompok tertentu, “tutur Elfathir mengakhiri wawancara. (Miftah Hul Haqem S.Pd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

GO