WHO NYATAKAN DARURAT INTERNASIONAL WABAH VIRUS CORONA MEMATIKAN

Direktur umum WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus
foto: Direktur umum WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus /MS

Virus corona pertama kali ditemukan di Wuhan China Desember 2019 lalu. Namun menjadi viral di Januari hingga Awal Februari ini.

Korban kematian karena virus corona terus bertambah. Hingga Sabtu (1/2) pukul 7.00 WIB, tercatat 11.821 terjangkit, 17.988 dicurigai terjangkit, 259 meninggal, dan 243 orang sembuh. Sampai saat ini 21 negara sudah terjangkit virus ini. Situs Dingxiangyuan (China), memberikan info data penyebaran virus corona secara realtime dan info tersebut berasal dari Komisi Kesehatan Nasional China, mendata seluruh wilayah China daratan, Hong Hong, Makao, dan Taiwan.

China masih tercatat sebagai negara dengan jumlah korban terbanyak. Adapun negara selain China, Taiwan, Hongong, dan Makau yang sudah terjangkit virus corona adalah: Jepang, Singapura, Korsel, Malaysia, Prancis, Jerman, Australia, Uni Emirat Arab, Australia, Amerika Serikat, Vietnam, Kanada, Italia, Inggris, Rusia, Nepal, Kamboja, Sri Lanka, Finlandia, Filipina, India, Swedia, dan Spanyol.

Badan Kesehatan Dunia PBB (WHO), akhirnya mendeklarasikan keadaan darurat internasional terkait corona.

“Kekhawatiran terbesar kami adalah potensi penyebaran virus ke negara-negara dengan sistem kesehatan yang lemah,” kata Direktur umum WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, Kamis (30/1/2020) sebagaimana dikutip dari AFP. Peningkatan status ini menjadikan corona hal darurat yang perlu diperhatikan masyarakat internasional. Meski begitu, ini bukan berarti WHO tidak percaya kemampuan China menangani virus. Namun penyebarannya yang semakin merebak menjadi fokus WHO. Apalagi jika masuk ke wilayah Negara yang penanganan kesehatannya di bawah China.

“Kita semua harus bertindak bersama sekarang untuk membatasi penyebaran lebih lanjut … Kita hanya bisa menghentikannya bersama,” tegasnya lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

GO